Dua pilihan yang mudah

“Ada dua kabar, yaitu kabar baik dan buruk. Manakah yang ingin kau dengar terlebih dahulu?”

Adakah yang tau itu salah satu dialog di film apa? Yang penggemar drama korea pasti tau. Yupp, ungkapan di drama seri korea Boys Before Flower yang beberapa waktu lalu sempat tayang di salah satu stasiun tv swasta di Indonesia.

Aku disini gak ingin bahas filmya sih, melainkan pingin cerita tentang dua kabar yang terjadi padaku. Aku mulai dari yang buruk / kurang baik versi aku, tapi mungkin menurut yang lain ini biasa saja. Dimulai..!!! Continue reading

Ucapan Spesial

Postingan edisi ini spesial tentang “ucapan”. Aku pingin ngucapin maaf lagi nih…ada apakah sebenarnya?? (Yukk lanjut…!!!)

Maaf jika anda tak menemukan ilmu yang berarti di blog ini, karna blog ini bukan gudang ilmu, bukan pula tempat berbagi ilmu. Blog ini cuma tempat berbagi cerita. Sekali lagi maaf jika mengecewakan.

Maaf jika anda nyasar ke blog ini dan menemukan banyak hal gak jelas, karena memang di blog ini terdapat kategori “ga jelas” yang berisi hal-hal ga jelas juga, bahkan penulisnya juga sudah lupa hal apakah itu. Continue reading

Kebahagiaan tersembunyi

Lembaran hari terus terbuka helai demi helai hingga sekarang sampailah saatnya pada bulan syawal. Meskpun agak telat akan tetapi keinginan hati masih tetap kuat untuk mengucapkan Selamat hari raya idul fitri 1430H. Mohon maaf lahir batin tuk semua kesalahan yang disengaja ataupun tidak selama setahun kemarin.Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung. Amin :)

Setelah bermaaf-maafan langsung pingin cerita nihh. Intip punya intip ternyata arsip postingan bulan september tidak ada alias kosong. Artinya sudah hampir sebulan lamanya aku menghilang dari blog sederhana ini. Tanpa pamit, sungguh sadis. Ini termasuk suatu kesalahan. :(   Dengan kerendahan hati memohon maaf atas ini. Mungkin bisa dibilang wajar jika tadi sempet kesulitan login, musti coba-coba password berkali-kali baru berhasil. Continue reading

Maaf yang ikhlas dari lubuk hati

yapp, senengnya aku bisa hadir lagi disini tuk nambah-nambah coretan ringan makna di blog sederhana ini. :)   Beberapa hari berlalu begitu saja dengan beraneka ragam aktifitas.Ada yang menyenangkan, menyedihkan,menyeramkan, bahkan ada juga yang menegangkan.Komplit dehh Pokoknya.Itulah yang aku alami, begitu pula dengan temen2 yang lain pasti juga sama nihh. Uhhft…. pulsa mepet bgt nihh, so musti agak buru2 ngetiknya. :( Maafin deh ntar klu gak terlalu berarti.Asal nulis aja sihh soalnya.

Kali ini mau sedikit coret-moret tentang fikiran berlebihan yang beberapa hari ini sering melintas. Klau yang berhubungan dengan orang banyak tuhh musti bener-bener hati-hati dehh, kalau enggak bisa fatal akibatnya. Begitulah gambaran singkat kejadian siang tadi. Continue reading

Dalam hitungan jam

Puasa hari pertama dah terlampaui dengan lancar.Semoga tak hanya berbuah lapar dan dahaga, melainkan juga berbuah pahala dari-Nya. Amin.Menyongsong puasa hari kedua, berharap lebih berkualitas lagi dari pada hari pertama :) .

Menjelang buka puasa tadi sempet muter-muter Jogja. Dipinggir jalan banyak warung dadakan yang menjajakan jajanan khas Ramadhan. Sangat beraneka ragam. Yang aku lihat paling rame di jl.Kaliurang sebelum KM 5, daerah UGM tuh. Continue reading

Sesuatu yang terlupakan

Dalam sejarahku di posting memposting blog, ini adalah yang pertama kalinya bagiku bikin postingan pada malam hari.Ini sungguh diluar kebiasaan, meskipun bagi kebanyakan blogger hal tersebut adalah hal yang sangat wajar tapi bagiku sungguh tak wajar. Ini pertama kalinya. Sekali lagi, ini adalah untuk pertama kalinya. Continue reading

Rahasia di balik batik

Hari Jum’at, aku menamainya juga dengan “hari batik”. Spontan nama itu muncul begitu saja, belum lama sihh, yaa kira-kira baru beberapa bulan yang lalu.Ada sedikit cerita dibalik nama lain dari hari Jum’at itu. Ceritanya biasa aja, ga panjang-panjang amat.

Dahulu kala, ketika aku masih merasa muda, maka pada saat itulah diriku menganggap bahwa batik dalam bentuk apapun adalah kuno, ga bakal terlihat gaul kalau dipake, bahkan justru akan menjadikan pemakainya jadi terlihat lebih tua. Jalan-jalan ke pasar Beringharjo, maka bukan batik yang aku hampiri.Aku hanya memandang sebelah mata pada hal-hal yang berbau batik, entah itu baju, kain ataupun pernak-pernik lainnya.Pokoknya say no to batik lahh..!!!. (Meskipun batik pernah jadi tren fashion tapi tetep enggak dehh) Continue reading

Dalam perjalanan ke kampung halaman

Hari libur bagiku adalah waktu untuk melepas kerinduanku dengan kampung halaman Kleten tercinta.Ketika hari Sabtu tiba, hatikupun berbuga-bunga ngebayangin segala sesuatu tentang rumahku.

Seperti halnya juga yang aku lakukan kemarin Sabtu. Segera setelah semuanya siap, maka aku bergegas meluncur pulang. Diperjalanan terbayang banyak banget hal, kadang bikin aku senyum-senyum sendiri. Untungnya gak ada orang yang memperhatikanku, kalau ada pasti aku dah dikira stress deh. Continue reading

Waktu Unik

Seperti hari-hari biasanya, Facebook selalu tak ketinggalan mewarnai dunia mayaku, ini seperti kebanyakan orang saat ini tentunya. Siang tadi aku merasa hari ini istimewa banget. Itu mulai kurasakan ketika aku baca status salah satu temenku di fb. Tentang sesuatu di hari ini tentunya. Ternyata hari ini ada yang unik, ada yang cantik, ada yang langka.Mungkin banyak orang juga sudah tau ini, tapi gak apalah jika aku menuliskanya disini biar lebih membekas dihatiku.

Hari ini bahwa pada jam 12, menit ke-34, detik ke-56, tanggal 7,bulan 8, tahun 9 merupakan urutan angka yang cantik dan unik. Jika dibentangkan akan didapat angka 1,2,3,4,5,6,7,8,9 .Bukan hal yang terlalu penting sihh, tapi gak tau knapa aku terkesan banget. :) Continue reading

Tak sesederhana itu

Jika sedang bahagia, tersenyum adalah hal yang sangat mudah dilakukan.Cuma hal sesederhana itu, tentunya tak perlu mengeluarkan banyak energi untuk melakukanya.Nah, itulah yang terpikir dalam benakku sejak tadi pagi.Sudah benar-benar aku tanamkan dalam hatiku sendiri bahwa senyuman akan mempengaruhi orang lain untuk tersenyum juga.Maka, harus tetap tebar senyum dalam setiap kondisi yang memungkinkan (bukan berarti senyum terus menerus meskipun sedang sendiri). Maksudnya musti perhatikan situasi dan kondisi juga.Pernah denger juga bahwa senyum adalah ibadah. Menampakkan muka yang berseri-seri kepada sesama insan juga merupakah sedekah :) (Lho, kok malah jadi ceramah sihh???) :D

Ternyata ada suatu kejadian yang membuatku sadar bahwa tersenyum ternyata tidak semudah yang aku bayangkan. Berawal ketika beberapa jam yang lalu.Aku terlibat pembicaraan dengan cowok yang sebut saja dia J. Diriku dah berkata penuh santun terhadap si J, tapi ternyata tanggapannya gak seperti yang aku duga. Yaaa, ternyata jawaban dengan muka masam yang aku dapat. Ditambah lagi dengan kalimat yang berintonasi tinggi.Langsung deh diriku bermuka masam juga.(Saling pengaruh mempengaruhi juga nihh). Gak pingin berkata-kata lagi. :(

Langsung saja aku pulang tanpa basa-basi. Dan tanpa “senyuman” sedikitpun. Pada saat itu, ketika hati tersakiti sangat susah untuk melakukan aktifitas senyum, meskipun cuma satu senyuman saja.

Diriku langsung berubah pikiran, terkadang senyuman bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Senyuman yang tulus dari dasar hati, bukan senyum palsu yang dibuat-buat.