Tadi pagi setelah mendapat sms dari mbak siyana yang katanya udah dikampus udah habis nemuin dosennya, aku buru-buru ganti baju untuk menjemputnya. Aku sama mbak siyana rencana hari ini mau ke maliobaoro bareng-bareng. Setelah sampai di kampus aku tengok kanan kiri tidak aku temukan mbak siyana. Aku buka hpku lagi ternyata ada sms dari mbak siyana yang isinya ngabarin kalau dia lagi makan di warung yang agak jauh dari kampus. Terpaksa deh aku yang gantian nunggu mbak siyana di kampus. Iseng-iseng aku lihat papan pengumuman. Ternyata jadwal praktikumku udah keluar. Uhh, betapa terkejutnya aku karena ada jadwal praktikumku yang bentrok dengan jadwal teori. Buru-buru aku ke kantor untuk menanyakan. Betapa kecewanya aku ternyata jadwal sudah tidak bias berubah lagi. Tak tau kenapa aku jadi emosi, senyum pada mbak siyana pun sepertinya tidak ikhlas banget. Dua jadwal kuliah dengan hari, jam mulai dan jam selesai yang sama benar-benar telah menguji kesabaranku. Padahal persyaratan ujian adalah harus mengikuti kuliah sebanyak 75%. Entahlah, belum terppikirkan mana yang harus aku jalani dan mana yang harus aku korbankan. Untuk menghilangkan rasa emosi mending jalan-jalan ke malioboro. Mbak siyana sudah ada disampingku dan akhirnya jalan juga deh.
