Ketika sadar, tiba-tiba terbersit tanya dalam hati, “tempat apakah ini?”
Sangat asing bagiku. Mungkinkah ini tempat yang sudah aku pilih selama ini.
Kucoba melihat sekeliling. Disana kulihat ada yang tersenyum manis.
Aku rasakan senyum itu sangat tulus. Lalu kubalas senyumnya.
Hatikupun sejuk dan bahagia.
Kualihkan pandangan. Oh, ada yang mencibirku.
Akupun menunduk dengan menahan kepedihan hati.
Aku harus mejadikan ini sebagai tantangan yang mendebarkan
dan sekaligus menyenangkan.
Akan kuungkap rahasia hari dibalik cibiran itu.
Siapa tau, aku mendapatkan sebuah hikmah disana.

Posted by doelsoehono on August 6, 2008 at 3:22 pm
Salam
kemungkinana dik mar mendapatkan impian yang sangat di idam-idamkan oleh semua orang
======>marsini
ooo, jadi kemungkinan ada yg ngiri gitu ya..
Posted by doelsoehono on August 6, 2008 at 3:26 pm
Salam
Senyuman suatu kebaikan yang mungkin berada dalam hati kita
Cibiran kemungkinan kekurangan yang berada di hati kita
mimpi yang Indah semoga menjadi kenyataan kelak
=======>marsini
ternyata mengandung makna yang dalam
Posted by itikkecil on August 6, 2008 at 4:05 pm
tidak mungkin semua orang suka dengan kita, pasti ada yang tidak suka. jadi, abaikan sajalah….
=======>marsini
yupp, itu betul banget
Posted by Bagus on August 6, 2008 at 4:20 pm
Semua ada hikmahnya…
Innallaaha ma’aa shaabirin…
======>marsini
ya begitulah pastinya
Posted by achoey sang khilaf on August 7, 2008 at 8:02 pm
Salut
kau amat tangguh
=====>marsini
namun kadang terasa sangat rapuh
Posted by ILYAS ASIA on August 8, 2008 at 10:44 am
akan ada saat, dimana senyum dan cibir, caci dan maki sama saja
lewat, seperti nama marsini, marro
=======>marsini
yang belum pasti, kapankah saat itu akan terjadi?
Posted by ILYAS ASIA on August 8, 2008 at 10:45 am
mar,
nama ilyas asia di taut dong
namaku ku taut lho di blog ku
======>marsini
yupp, udah aku taut.
blognya 2 ya?
yang satunya juga dah aku taut di “klik asyik”
Posted by Nadiaztonama on August 15, 2008 at 8:03 am
Salam kenal saja by pahdiripai
Posted by ILYAS ASIA on October 23, 2008 at 8:44 am
sesibuk apakah dirimu mar?