Hari Jum’at, aku menamainya juga dengan “hari batik”. Spontan nama itu muncul begitu saja, belum lama sihh, yaa kira-kira baru beberapa bulan yang lalu.Ada sedikit cerita dibalik nama lain dari hari Jum’at itu. Ceritanya biasa aja, ga panjang-panjang amat.
Dahulu kala, ketika aku masih merasa muda, maka pada saat itulah diriku menganggap bahwa batik dalam bentuk apapun adalah kuno, ga bakal terlihat gaul kalau dipake, bahkan justru akan menjadikan pemakainya jadi terlihat lebih tua. Jalan-jalan ke pasar Beringharjo, maka bukan batik yang aku hampiri.Aku hanya memandang sebelah mata pada hal-hal yang berbau batik, entah itu baju, kain ataupun pernak-pernik lainnya.Pokoknya say no to batik lahh..!!!. (Meskipun batik pernah jadi tren fashion tapi tetep enggak dehh)
Antipati terhadap batik semakin bertambah ketika denger cerita temen yang pake seragam batik trus pergi ke tempat isi BBM.Pada saat itulah si petugas bertanya pada temenku,”Berapa liter bu??”. Disitu dengan jelas ada panggilan “Bu”. Padahal temenku gak jauh beda usianya denganku, seharusnya kan dengan panggilan “mbak”.Ini bukti bahwa batik menjadikan pemakainya jadi terlihat lebih tua.
Akhirnya sampailah pada keadaan yang mengharuskan aku untuk memakai baju dari kain batik. “Seragam batik”. Yaa, aku harus pake seragam batik pada hari Jum’at.Pertama kali kucoba, ternyata bagus juga. Aku jadi gak terlalu permasalakan ketidaksukaanku. Kucoba pergi ke tempat pengisian BBM.Disitu kudengar dengan jelas si petugas tetap memanggilku “mbak”.Aku jadi semakin PeDe dengan batikku.Anggapan batik akan membuat pemakainya jadi terlihat tua perlahan-lahan pupus.
Temanku diluar Jawa memintaku untuk membelikannya 6 lembar baju batik, ini mengharuskan aku berburu batik hampir 2 hari berturut-turut.Yaa, selama 2 hari diriku hanyut dalam dunia batik.Waktu itu tak jemu-jemunya aku mampir dari motif satu ke motif yang lainya.Tanpa sadar disitu kutemukan keindahan batik.Bahkan aku juga jadi ikutan beli.Baru aku sadari ternyata keanekaragama motif batik benar-benar terlihat indah dan memukau.
Aku cinta batik. Tanpa keraguan aku ucapkan kalimat itu.Hari batik selalu mempertemukan aku dengan baju batikku.Aku senang memakainya.Sekarang aku pikir, sepertinya aku cantik dengan batik di hari batik.Setiap Jum’at adalah hari batik dan aku selalu PeDe dengan batikku.

Posted by perigitua on August 14, 2009 at 7:17 pm
haddiiirrrrrrrrr…. tengok kanan – kiri…. atas… bawah…
Pertamaaxxxx……….
Posted by perigitua on August 14, 2009 at 7:20 pm
Hhmmm… sempet kaget, theme nya sama persis ama punya nya mbak dewi yana… hehehe…
Yupp! tak ada nyang salah dengan batik kok, justru rasanya kalo kita pake batik malah lebih disegani lho.. hehehe.. dipanggil bu bukan brarti tampak tua kan? karena bu adalah panggilan resmi yang berarti penghormatan.
cu…
Posted by mybenjeng on August 15, 2009 at 1:38 pm
pake batik ah, biar dipanggil mas….
Posted by ILYAS AFSOH on August 18, 2009 at 11:14 pm
i love you
mybatik
Posted by marsini on August 19, 2009 at 10:50 pm
i luph u pulll
jugaaa
batikku
Posted by isdiyanto on August 22, 2009 at 3:05 pm
enak kan pakai batik…
===>marsini
ternyata iya nihh
Posted by shiez on November 10, 2009 at 4:31 am
Bagus tuh tulisannya…
ya mang da pepatah tak kenal maka tak sayang….
setelah taw meski awalnya terpaksa…
jadi tau indahnya berbatik….
selamat berbatik ria…